KERUSUHAN DI GUNUNG AGUNG,TERUSAN NUNYAI LAMPUNG TENGAH

MEDIA BEI BERSUARA

Terusannunyai,Lamteng

Duel maut antara Sur (50) dan Dw (43), yang mengakibatkan Sur tewas terkena tusukan senjata tajam, berbuntut pembakaran rumah kepala Kampung Gunungagung, Kecamatan Terusannunyai Kabupaten Lampung Tengah,  dan rumah keluarganya, Sabtu (17/05/25) sekitar pukul 09.10. WIB.

Keributan Sur  warga Gunungagung, dengan Dw, warga Gunungbatin Ilir Kecamatan Terusannunyai,  juga diduga buntut penyalahgunaan Bantuan Pangan Nasional (Bapangnas) yang saat ini masih dalam penyelidikan Polres Lampung Tengah

Kerusakan akibat kejadian tersebut: 3 rumah dibakar: 2 rumah dirusak: 3 mobil dibakar dan 8 mobil dirusak, serta 3 sepeda motor juga dibakar. Bahkan massa juga menjungkirbalikkan salah satu mobil ke kolam ikan disana. 

Rumah dan kendaraan yang dirusak warga adakah milik SKR dan keluarganya, termasuk satu unit mobil Rubicon juga hangus dibakar massa.

Kerusakan akibat kejadian tersebut: 3 rumah dibakar: 2 rumah dirusak: 3 mobil dibakar dan 8 mobil dirusak, serta 3 sepeda motor juga dibakar. Bahkan massa juga menjungkirbalikkan salah satu mobil ke kolam ikan disana. 

Rumah dan kendaraan yang dirusak warga adakah milik SKR dan keluarganya, termasuk satu unit mobil Rubicon juga hangus dibakar massa.

Pelaku penusukan terhadap Sur, yaitu Dw dan SKR kepala Kampung Gunungagung kini diamankan di Mapolres Lampung Tengah.

Dari gudang milik SKR yang tudak terbakar,  juga ditemukan puluhan derigen,drum dan tong besar BBM.

Kabag Operasi Polres Lampung Tengah,  Kompol Edy Qorinas mewakili Kapolres AKBP. Alsyahendra mengatakan situasi Kampung Gunungagung sudah kondusif,  lalulintas di Jalur Lintas Sumatera juga lancar.

Hingga sore ini puluhan petugas Polres Lampung Tengah dan TNI Kodim Lampung Tengah masih berjaga di tempat kejadian.

(BE BERSUARA)

PERSIAPAN HUT PWI LAMPUNG KE-55

Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lampung sedang menyiapkan peringatan HUT ke-55 PWI Lampung dan puncak Hari Pers Nasional (HPN) daerah 2025.
Peringatan HUT PWI Lampung mengangkat tema “Pers Mengawal Ketahanan Pangan Nasional” yang akan digelar di Hotel Grand Mercure Bandar Lampung pada Rabu 28 Mei 2025.
Acara itu rencananya akan dihadiri Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan RI, Dr. Zulkifli Hasan yang tampil sebagai keynote speaker dalam Diskusi Publik Pers Mengawal ketahanan Pangan Nasional.
Diskusi itu akan dimoderatori oleh Guru Besar Unila, Prof Wan Abbas Zakaria. Sementara 3 panelis yaitu Menteri Pertanian RI, Andi Arman Sulaiman, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, dan Kasatgas Pangan Lampung, Kombes Pol Derry Agung Wijaya.
Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah mengatakan kegitan ini akan mengundang sekitar 300an lebih peserta dari berbagai mitra PWI, termasuk dari pengurus PWI Kabupaten/Kota dan IKWI se-Lampung.
Wira menjelaskan HUT ke-55 PWI Lampung mengambil tema tentang ketahanan pangan karena Pers juga punya peran dalam menyukseskan program pemeritah itu.
Dengan keberhasilan swasembada atau kemandirian pangan, akan memberikan banyak manfaat yang signifikan bagi Indonesia.
“Manfaat ini mencakup peningkatan ketahanan pangan, stabilisasi harga, peningkatan kesejahteraan petani, kemandirian ekonomi, dan stabilitas sosial. Kami PWI Lampung ingin ambil bagian untuk mewujukan itu,” kata Wira, Jumat (23/5/2025).

Sementara Koordinator acara HUT PWI Lampung, Syahroni Yusuf meminta setiap panitia di bidangnya masing-masing agar bekerja maksimal dan menyiapkan semua keperluan yang dibutuhkan
“Semua koordinator harus memastikan semuanya telah disiapkan dengan sebaik mungkin agar acara kita berjalan lancar dan sukses,” kata Syahroni.
Sebelumnya panitia HUT sudah mengecek lokasi di ruang Saphire Hotel Grand Mercure. Panitia juga telah berkoordinasi dengan pihak hotel untuk menyiapkan tata letak panggung hingga sound system.
Syahroni Yusuf mengatakan dalam acara nanti, selain diskusi publik jug akan ada pemutaran video dokumenter tentang lahirnya organisasi PWI di Lampung sejak tahun 60an hingga peran PWI dalam memajukan dunia pers di Sai Bumi Ruwa Jurai.
Ia pun berpesan agar semua panitia bahu-membahu dan saling membantu antar coordinator acara agar semua persiapan sudah siap dan tak ada kendala.
Sekilas Tentang PWI Lampung
Provinsi Lampung resmi terbentuk pada 18 Maret 1964. Pada Desember 1965 sejumlah tokoh pers Lampung mengadakan pertemuan membahas rencana pembentukan PWI Perwakilan Lampung.
Akhirnya pada akhir bulan Desember 1965, PWI Perwakilan Lampung resmi terbentuk.
Pasca terbentuk hingga menjelang pemilihan pengurus pada tahun 1986, kepengurusan PWI Perwakilan Lampung mengalami beberapa kali perubahan dan pembenahan.
Setelah difasilitasi Komisaris Pusat dan Deppen Provinsi Lampung, akhirnya kepengurusan PWI Perwakilan Lampung resmi terbentuk.
Joesoef Fascinar ditetapkan sebagai Ketua PWI Perwakilan Lampung dan Solfian Akhmad sebagai Bendahara.
Pada tanggal 29 Mei 1970 melalui SK bernomor 018/P.P/1970, PWI Pusat mengesahkan perubahan status PWI Perwakilan Lampung menjadi PWI Cabang Lampung.
Bersamaan dengan pengesahan itu, PWI Pusat juga menerbitkan SK Nomor: 17/P.P/1970 tentang susunan kepengurusan PWI Cabang Lampung periode 1970-1972 yang diketuai Solfian Akhmad.

(Red.mediabe-bersuara)